SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – USM menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah dan Jayadi Global Education Center (JGEC) melakukan Sosialisasi Program Specified Skilled Worker (SSW) atau pekerja berkeahlian spesifik di kampus USM pada Rabu (14/10/2026).
Kolaborasi ini berfokus pada pembukaan peluang karier internasional, khususnya ke negara Jepang, yang kini tengah membutuhkan banyak tenaga kerja terlatih di berbagai bidang.
Kegiatan dibuka Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si. Dalam sambutannya, Prof Haslina mengatakan, untuk berani berkarier di mancanegara dibutuhkan kesiapan yang matang dan menyeluruh, tidak hanya sebatas penguasaan bahasa.
”Kalau ingin bekerja di luar negeri, harus disiapkan secara matang. Selain kemampuan bahasa, aspek mental juga sangat penting agar dapat beradaptasi dan bertahan dengan baik di lingkungan kerja yang baru,” kata Prof. Haslina.
Direktur Eksekutif Kadin Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dwi Prasetyanti mengatakan, menjelaskan visi di balik pelaksanaan program SSW ini.
Pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah untuk menekan angka pengangguran serta mempersiapkan potensi bonus demografi.
”Tujuan utama kami adalah membantu pemerintah mengatasi angka pengangguran di Jawa Tengah,” ungkap Yunita.
Dia mengatakan, jika bonus demografi pada 2045 tidak diantisipasi dengan menyalurkan anak-anak usia produktif untuk bekerja di luar negeri, tingkat pengangguran pasti akan semakin menumpuk.
Mengenai pilihan bidang kerja, Yunita memaparkan skema SSW menyediakan cakupan sektor yang luas dan dinamis sesuai dengan minat generasi muda.
”Program SSW ini mencakup 18 sektor bidang pekerjaan, mulai dari manufaktur, industri, caregiver, pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga perhotelan dan restoran. Mahasiswa atau Gen Z bisa memilih sektor yang sesuai dengan minat mereka, seperti konstruksi, layanan kesehatan, maupun bidang lainnya,” ujarnya.
Yunita mengajak para mahasiswa dan alumni USM untuk berani mengambil kesempatan ini agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
”Kadin Jateng menawarkan program SSW sebagai solusi agar lulusan tidak bingung setelah lulus dan bisa bekerja di luar negeri dengan gaji lumayan. Pasar kerja di Jepang sedang terbuka luas, jadi mahasiswa USM harus cepat mengambil peluang ini dan jangan sampai kalah bersaing dengan negara lain seperti Vietnam atau China,” tandasnya.
01







