Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Simulasi Angsuran Anuitas Berbasis Excel

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Simulasi Angsuran Anuitas Berbasis Excel untuk Mengukur Kemampuan Bayar Pinjaman bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada 29 Oktober 2026.

SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Simulasi Angsuran Anuitas Berbasis Excel untuk Mengukur Kemampuan Bayar Pinjaman bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada 29 Oktober 2026.

Tim PkM terdiri atas Ketua, Guruh Mulia Widayat, SE, MM, anggota Dr. Dc Kuswardani, MM, dan Lusa Mara, SE, MM. Mereka dibantu dua mahasiswa Fakultas Ekonomi USM, Winda Indri Puspita dan Nur Rokhmatul Khasanah. Guna memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal berbasis keahlian finansial modern, tim PkM USM berkolaborasi langsung dengan Kantor Kelurahan Brumbungan.

Bacaan Lainnya

Guruh Mulia mengatakan, tujuan pelatihan untuk mengedukasi dan mengoptimalkan literasi keuangan para pelaku UKM lokal dalam mengkalkulasi skema kredit usaha.

Melalui penggunaan alat bantu Microsoft Excel berbasis metode anuitas, para pengusaha kecil diharapkan mampu mengukur secara akurat rasio kemampuan bayar (repayment capacity) atas kewajiban pinjaman mereka.

”Langkah praktis ini sangat krusial untuk mencegah risiko gagal bayar serta menjaga stabilitas arus kas usaha di masa mendatang,” katanya.

Dia menambahkan, pemanfaatan teknologi kalkulasi digital ini dirancang untuk mentransformasi kebiasaan pengelolaan keuangan UKM dari cara-cara konvensional menuju manajemen finansial yang akuntabel dan terukur, sehingga pelaku usaha lebih siap beradaptasi dengan dinamika perbankan dan pasar modern.

”Melalui pelatihan simulasi anuitas berbasis Excel dan pendampingan ini, kami berharap para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan memiliki tolok ukur yang rasional dalam mengambil keputusan pinjaman modal, sehingga kesehatan finansial dan keberlangsungan bisnis dapat terjaga secara mandiri,” ungkap Guruh.

Para peserta pelatihan menyambut baik dan antusias materi yang disampaikan. Tingginya interaksi ditunjukkan melalui banyaknya pertanyaan seputar perhitungan angsuran, penentuan suku bunga, serta simulasi riil beban cicilan.

Para pelaku UKM juga menyampaikan harapannya agar pelatihan ini ditindaklanjuti dengan sesi pendampingan praktik langsung (hands-on) dalam menyusun model keuangan usaha masing-masing.

01

Pos terkait