SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Universitas Semarang (USM) dan National United University (NUU), Taiwan, menetapkan kerja sama kedua institusi melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di ruang Teleconference Menara USM lantai 8, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari kunjungan dan komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus menjadi momentum untuk membahas program kerja sama yang dapat segera dikembangkan.
Penandatanganan dilakukan Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, S.T., M.T., dan Presiden National United University, Prof. Max Ti-Kuang Hou, Ph.D.
Presiden NUU hadir bersama Yung-Sheng Lin, Dean of Academic Affairs; Ju-May Wen, Director of Chinese Language Center; serta Chia-Heng Cheng, Chief of International Affairs.
Selain penandatanganan MoA, kegiatan diisi dengan diskusi mengenai peluang implementasi kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, mobilitas akademik, serta pengembangan kompetensi mahasiswa.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan dosen dan perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas di USM.
Sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan mengenai peluang dual degree, joint degree, studi lanjut jenjang magister (S2), serta program magang di NUU. Pertanyaan tersebut mendapat tanggapan langsung dari delegasi NUU.
Sementara itu, para dosen juga menggali peluang pengembangan penelitian dan publikasi bersama antara USM dan NUU.
Menariknya, sebagian peserta turut menyampaikan pertanyaan dan tanggapan dalam bahasa Mandarin. Interaksi tersebut menciptakan suasana diskusi yang hangat sekaligus menunjukkan antusiasme sivitas akademika USM terhadap peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan.
Presiden NUU, Prof. Max Ti-Kuang Hou, menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan keramahan yang diberikan Universitas Semarang. Suasana pertemuan yang terbuka dan interaktif dinilai menjadi modal penting untuk membangun hubungan akademik yang lebih dekat antara kedua institusi.
Kerja sama USM dan NUU selanjutnya akan diarahkan pada pengembangan dan penetapan program-program akademik yang lebih konkret, antara lain joint research, double degree, mobilitas dosen dan mahasiswa, studi lanjut, program akademik bersama, magang, penelitian dan publikasi bersama, serta kegiatan akademik lainnya sesuai dengan potensi kedua perguruan tinggi.
”Kami berharap, kerja sama ini menjadi pintu masuk bagi berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat kualitas akademik sekaligus memberikan pengalaman internasional bagi sivitas akademika Universitas Semarang,” ujar Supari.
Kepala International Office Universitas Semarang, Albert, S.E., M.M., Ph.D., mengatakan, salah satu aspek penting dari kerja sama tersebut adalah memastikan adanya program yang dapat dirasakan secara langsung oleh mahasiswa.
”MoU ini merupakan payung kerja sama. Setelah ini yang penting adalah bagaimana kita menerjemahkannya menjadi program-program konkret yang dapat melibatkan mahasiswa dan dosen dari kedua universitas,” kata Albert.
Menurutnya, penetapan kerja sama melalui MoA ini menjadi langkah lanjutan bagi USM dan NUU untuk memperkuat kerjasama jejaring pendidikan tinggi internasional.
”Tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka semakin banyak ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman akademik, membangun jejaring, dan berkolaborasi dalam lingkungan pendidikan tinggi internasional,” ungkapnya.
01







