Prof. Kesi Ajak Perempuan Berdaya Guna dan Inspiratif di Era Digital

Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, S.E., M.M foto bersama juara 3 busana daerah dalam Peringatan Hari Kartini di Gedung Ir Widjatmoko USM pada 21 April 2026.

SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip , Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, S.E., M.M, mendorong perempuan Indonesia menjadi pribadi yang inspiratif dan berdaya guna.

Hal itu ia sampaikan dalam talkshow Radio USM Jaya FM pada Senin, (20/04/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam talkshow yang mengangkat tema ”Relevansi Perjuangan Raden Ajeng Kartini di Era Modern”, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan global saat itu, Prof. Kesi menekankan, perempuan harus bisa memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

”Wanita itu tidak harus sempurna, tetapi harus bisa menginspirasi. Berdaya guna dan tetap berbudaya sesuai nilai-nilai bangsa,” ujar Prof. Kesi dalam talkshow yang dipandu penyiar Elsa Safira.

Lebih lanjut, ia mengatakan, perempuan Indonesia tetap perlu menjaga nilai-nilai kelembutan dan etika sebagai bagian dari budaya timur, namun juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk di era kecerdasan buatan (AI).

Dalam konteks pendidikan, Prof. Kesi menyoroti peran Universitas Semarang dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya guna dan memiliki jiwa kewirausahaan. Ia mendorong para mahasiswi, khususnya generasi muda yang disebut sebagai ”Kartini muda”, untuk berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru.

”Mahasiswi harus berani berkarya dan memiliki jiwa entrepreneurship. Dengan berwirausaha, kita tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar kita,” tambahnya.

Terkait peluang perempuan dalam menduduki posisi strategis, Prof. Kesi menilai kesempatan saat ini semakin terbuka lebar. Namun demikian, perempuan perlu terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing dan mengambil peluang tersebut.

Dia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi perempuan Indonesia, seperti budaya malu dan kecenderungan untuk tidak proaktif.
Menurutnya, perempuan harus mulai berani mengambil inisiatif dan lebih terbuka terhadap peluang yang ada.

Menutup talkshow, Prof. Kesi menyampaikan pesan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk terus berjuang, berkembang, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

”Semangat Kartini harus terus kita hidupkan. Kita harus mampu bertahan, maju, dan sukses, serta ikut memajukan Indonesia,” pungkasnya.

Dia berharap, talkshow itu dapat menjadi inspirasi bagi para pendengar, khususnya perempuan muda, untuk terus berkarya dan melanjutkan semangat perjuangan Kartini di era modern.

01

Pos terkait