USM LCC Siapkan Kelas Mandarin

Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) akan membuka Kelas Bahasa Mandarin bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. Program tersebut akan diselenggarakan melalui kerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Pelangi Megah Education.

SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) akan membuka Kelas Bahasa Mandarin bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. Program tersebut akan diselenggarakan melalui kerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Pelangi Megah Education.

Direktur USM LCC Adi Ekopriyono dan Chief Operating Officer (COO) LKP Pelangi Megah Education, Yosefin Desy Kurniasari, Senin (5/10/26) menandatangani Nota Kesepahaman. Ikut menyaksikan, native speaker dari Taiwan, Vincent, Sekretaris LCC, Devy Angga Gunantar, Bendahara LCC Hermin Anggraini.

Bacaan Lainnya

Menurut Adi Ekopriyono, kelas Bahasa Mandarin ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta yang berminat melanjutkan pendidikan ke Taiwan. Program dirancang mulai dari pembelajaran dasar hingga persiapan mengikuti Test of Chinese as a Foreign Language (TOCFL).

Pembelajaran akan berlangsung secara daring (online) dengan pengajar penutur asli (native speaker) dari Taiwan. Peserta dapat mengikuti kelas dengan durasi minimal dua jam per minggu, baik dalam satu kali pertemuan selama dua jam maupun dua kali pertemuan masing-masing satu jam.

”Program pembelajaran terdiri atas tingkat TOCFL A1 yang dapat ditempuh selama tiga hingga enam bulan, dilanjutkan dengan tingkat A2 hingga bulan ke-12. Materi pembelajaran menggunakan E-Book resmi untuk persiapan ujian yang diterbitkan pemerintah Taiwan melalui Overseas Community Affairs Council (OCAC),” katanya.

Selain materi utama, katanya, peserta akan mendapatkan bahan pembelajaran tambahan yang disusun khusus, termasuk daftar kosakata untuk tingkat A1 dan A2. Model pembelajaran dirancang interaktif agar peserta tidak hanya memahami struktur bahasa, tetapi mampu menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari.

Bisnis dan Industri

USM LCC dan Pelangi Megah Education juga menyiapkan pilihan kelas percakapan yang diarahkan untuk kebutuhan bisnis dan industri. Program tersebut menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehingga peserta yang mengikutinya diharapkan memiliki kemampuan dasar Bahasa Inggris.

”Pembukaan kelas Bahasa Mandarin ini diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran bahasa asing di lingkungan USM sekaligus memberikan alternatif bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi Bahasa Mandarin serta memperoleh informasi mengenai peluang pendidikan di Taiwan,” kata Adi Ekopriyono.

Dia menambahkan, bagi peserta yang memiliki rencana melanjutkan studi ke Taiwan, program ini juga menyediakan informasi mengenai peluang beasiswa serta pendampingan dalam proses persiapan dan pendaftaran.

Pendampingan mencakup tahap persiapan, selama menjalani studi di Taiwan, hingga layanan setelah peserta menyelesaikan pendidikan. Peserta kelas Bahasa Mandarin juga mendapatkan diskon biaya layanan pengurusan aplikasi studi ke Taiwan.

”Program tersebut memberikan fleksibilitas dalam penyelenggaraan pembelajaran. Kebutuhan khusus peserta dapat didiskusikan, termasuk kemungkinan penyesuaian program dan materi pembelajaran sesuai kebutuhan kelompok peserta,” ungkapnya.

01

Pos terkait