DEMAK (MEDIAAKTUAL.ID) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dosen Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Teknik Psikodrama untuk Mengembangkan Kepemimpinan Pemuda Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah pada 25 Agustus 2026.
Tim PkM USM terdiri atas Ketua Hermiana Vereswati, S.Psi., M.Psi, anggota M. Nanang. Irawan. Budi Susilo .,S.Psi.,M.Psi,Psikolog., dan Retno Ristiasih Utami,S.Psi.,M.Si, Psikolog. Mereka dibantu dua mahasiswa Fakultas Psikologi, Pipit Dwi Rachman dan Jalaludin Akbar.
Menurut Vereswati, tujuan kegiatan untuk mengenalkan dan melatih jiwa kepemimpinan pada generasi muda desa melalui pendekatan psikodrama, yaitu suatu teknik yang menggunakan permainan peran (role play) untuk membantu individu memahami, mengekspresikan, dan mengeksplorasi pengalaman serta potensi dirinya secara lebih mendalam.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi ice breaking untuk membangun kesiapan dan keakraban antarpeserta, dilanjutkan dengan sesi action berupa simulasi peran kepemimpinan dalam berbagai situasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari di desa, dan diakhiri dengan sesi refleksi serta diskusi untuk memaknai pengalaman yang telah dijalani.
”Sebelum dan sesudah rangkaian kegiatan, peserta juga mengisi pretest dan posttest dengan cara memindai (scan) kode QR yang telah disediakan, serta mengisi lembar pretest-posttest cetak yang dapat dibawa pulang oleh peserta sebagai bahan evaluasi diri sekaligus untuk mendapatkan insight baru terkait kepemimpinan,” katanya.
Dia berharap, melalui rangkaian kegiatan itu, peserta mampu mengenali potensi kepemimpinan dalam dirinya, berani mengambil peran aktif, serta memiliki kepercayaan diri untuk menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan desanya.
”Dalam kegiatan ini peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, terutama pada sesi action, di mana mereka diajak untuk langsung memerankan berbagai peran dan situasi kepemimpinan secara spontan,” ujarnya.
Dia menambahkan, antusiasme peserta juga tampak pada sesi refleksi dan diskusi, di mana peserta terlihat aktif menyimak serta memberikan tanggapan atas makna kepemimpinan yang diulas fasilitator berdasarkan proses psikodrama yang telah berlangsung.
Melalui diskusi tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa jiwa kepemimpinan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berada pada posisi struktural tertentu, tetapi dapat tumbuh dari kepedulian dan keberanian mengambil tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
”Peserta juga kami ajak untuk terbuka terhadap perubahan positif dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan di desa demi masa depan Desa Timbulsloko yang lebih baik,” ungkapnya.
01







