SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 112 Universitas Diponegoro (Undip) mengerjakan program kerja berupa pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Persimpangan Dusun Kaliduren, baru-baru ini.
Tim KKN-T 112 Undip di Dusun Kaliduren terdiri atas Dimas, Randa, Bima, Farrel, Adi, dan Bella.
Menurut Dimas, persoalan penerangan jalan umum (PJU) yang selama ini menjadi keluhan warga Dusun Kaliduren karena satu-satunya lampu penerang di titik tersebut mengalami kerusakan.
Kondisi itu bukan sekadar soal gelap-terangnya jalan, melainkan menyangkut keselamatan, sebab persimpangan yang minim penerangan kerap membuat pengendara dan pejalan kaki keliru arah, terutama saat malam hari.
”Kami bersama tim berinisiatif mengajukan program pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi penerangan jalan umum di titik krusial tersebut. Alhamdulillah, proker kami disetujui Kepala Dusun Kaliduren, Pawit Sansotsa,” katanya.
Dia mengatakan, setelah mendapat restu dari kepala dusun, program berlanjut ke tahap perencanaan, mulai dari menentukan titik pemasangan yang strategis, memilih material tiang yang kuat, hingga menghitung kebutuhan daya agar panel surya dan baterai mampu menyalakan lampu secara optimal sepanjang malam.
PLTS PJU sendiri adalah sistem penerangan jalan yang memanfaatkan panel surya untuk menangkap energi matahari pada siang hari, menyimpannya ke dalam baterai, dan secara otomatis menyalakan lampu LED saat malam hari tanpa memerlukan sambungan ke jaringan listrik PLN.
”Teknologi ini sangat cocok untuk wilayah pedesaan yang belum terjangkau jaringan listrik stabil, seperti persimpangan Dusun Kaliduren yang berada di kaki gunung,” ujarnya.
Dia menambahkan, proses pemasangan dilakukan secara kolaboratif antara mahasiswa dan warga setempat, mulai dari memanjat tiang eksisting, memasang panel surya beserta braket penyangganya, hingga merangkai sistem kabel di bagian bawah tiang.
”Lampu ini nanti secara otomatis menyala saat gelap karena ada sensornya, terus saat terang lagi mati sendiri. Jadi warga tidak perlu repot,” jelasnya.
Dia berharap, dengan adanya penerangan tersebut, titik persimpangan menuju Dusun Kaliduren menjadi lebih aman, baik untuk warga sendiri maupun orang luar yang melintas pada malam hari.
Dia menjelaskan, inisiatif proker tersebut turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, poin ke-9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi, serta poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
”Kami berharap, ke depan, keberadaan PLTS PJU ini dapat dirawat dan dijaga bersama oleh warga Dusun Kaliduren, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, jauh setelah masa penugasan KKN berakhir,” ungkapnya.
Kepala Dusun Kaliduren, Pawit Sansotsa menyampaikan apresiasi kepada tim KKN-T 112 Undip yang telah bekerja keras membantu mengatasi masalah yang dihadapi warga..
”Kami mewakili warga dusun Kaliduren sangat terbantu dengan program mahasiswa KKN-T 112 Undip. Selama ini titik itu memang gelap karena lampunya rusak, jadi sering ada yang salah jalan. Terima kasih untuk adik-adik KKN-T 112 Undip yang sudah mengerjakan ini sampai selesai,” katanya.
01







