Fakultas Teknologi Pertanian USM dan International Office USM Gelar Short Course Internasional

kampus Universitas Semarang

SEMARANG (MEDIAAKTUAL.ID) – Fakultas Teknologi Pertanian bekerja sama dengan International Office (IO) Universitas Semarang (USM) akan menyelenggarakan short course bertaraf internasional bertajuk “Local Food for the World: Aligning Policy and Innovation for Sustainable Consumption”.

Program ini diikuti oleh 15 mahasiswa asing dari berbagai negara serta 10 mahasiswa Indonesia, dan berlangsung selama dua hari, 29–30 November 2025, secara daring dan luring.

Bacaan Lainnya

Hari Pertama: Kuliah Umum Internasional & Diskusi Kebijakan Pangan. Pada hari pertama (29/11), kegiatan digelar secara daring dari Ruang Teleconference Lt. 8 Menara USM, dan diikuti oleh lebih dari 70 peserta.

Dua narasumber internasional hadir mengisi sesi utama, yaitu Asst. Prof. Dr. Wisuwat Wannamakok
Faculty of Agro-Industry, Chiang Mai University, Thailand dengan topik “Policies and Regulations for Sustainable Food Security” dan Prof. Dr. Novizar Nazir, M.Si Chairman, SAFE Network Asia Pacific – Andalas University dengan topik “Local Food and Cultural Diplomacy: Building Global Bridges”.

Pada sore hingga malam hari, sebanyak 30 peserta short course mengikuti rangkaian kegiatan camp di Desa Wisata Kampung Lerep, Ungaran. Peserta diperkenalkan pada berbagai atraksi budaya lokal yang berkaitan dengan pangan tradisional serta interaksi dengan masyarakat setempat.

Hari Kedua: Pengolahan Pangan dan Penguatan UMKM Lokal

Pada hari kedua (30/11), peserta mengikuti praktik pengolahan pangan dan sesi diskusi bersama dua narasumber Prof. Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, S.E., M.M, dengan tema “Strengthening Local Food MSMEs Toward Competitiveness and Upgrading”, dan Dr. Ir. Bambang Kunarto, M.P dengan tema “Innovation and Technology in Local Food System Development”.

Peserta dari Berbagai Negara dan Kampus

Program ini diikuti oleh 15 mahasiswa asing yang tengah menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, antara lain, UGM (4 mahasiswa), UIN Walisongo (2 mahasiswa), Undip (3 mahasiswa), Unimus (2 mahasiswa), Unwahas (6 mahasiswa), USM (8 mahasiswa).

Mereka berasal dari berbagai negara, termasuk Ethiopia, Uganda, Cambodia, Libya, Pakistan, Timor Leste, Kenya, Vietnam, dan Sudan.

USM Menuju Kampus Berkelas Internasional

Ketua penyelenggara, Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P, mengatakan, keterlibatan mahasiswa asing dalam program ini merupakan langkah USM menuju kampus berkelas internasional.

”USM saat ini telah terakreditasi Unggul, dan keunggulan itu harus tercermin dalam seluruh bidang, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Prof. Rohadi.

Fakultas Teknologi Pertanian, katanya, khususnya Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, berupaya mengenalkan pangan tradisional khas Jawa Tengah sebagai sarana diplomasi budaya dan interaksi dengan komunitas akademik dunia.

”Dengan terselenggaranya program short course internasional ini, USM menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama global, inovasi pangan, dan promosi kuliner lokal sebagai bagian dari kontribusi terhadap ketahanan dan keberlanjutan pangan dunia,” ungkapnya.

01

Pos terkait